gomuslim.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mempersiapkan penerbangan internasional perdana jemaah umrah dari Bandara Radin Inten II Branti langsung menuju Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Saudi Arabia pada Rabu, (30/10/2019) mendatang. Selama ini pelayanan jamaah umrah dan haji harus transit di Bandara Soekarno – Hatta, Cengkareng.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi mengatakan, penerbangan umrah perdana langsung ke Jeddah, sebagai awal dari perwujudan Bandara Radin Inten II sebagai bandara internasional pada tahun 2020.

“Tidak ada alasan Lampung tidak menjadi bandara internasional, mengingat Lampung sebagai Provinsi terbesar kedua di Sumatra dalam jumlah penduduknya. Untuk mewujudkan hal tersebut, kita harus memulainya dengan melakukan penerbangan umrah langsung dari Lampung ke jeddah,” ujar Arinal.

 

Baca juga:

Bandara Radin Inten II Lampung Ditargetkan Jadi Embarkasi Haji Penuh pada 2019

 

Untuk mewujudkan jamaah umrah langsung dan bandara internasional tersebut, Arinal menyebutkan hal tersebut membutuhkan koordinasi dan sinergitas, serta kolaborasi dari berbagai pihak untuk mewujudkannya pada tahun ini.

Target pelaksanaan umroh langsung ini, ujar Arinal, dilaksanakan pada 30 Oktober 2019, namun yang terpenting adalah persiapan harus dilakukan dengan baik dan matang sehingga hasilnya dapat memuaskan jamaah umrah.

 “Untuk mempersiapkan penerbangan tersebut, kita harus melakukan kolaborasi dan sinergitas dari berbagai pihak terkait. Selain itu, dalam pelaksanaan umrah langsung tersebut juga harus disediakan pembimbing dan dokter kesehatannya, sehingga mempermudah jamaah umrah dalam beribadah,” jelasnya.

Pelaksanaan keberangkatan jamaah umrah dari Lampung langsung ke Jeddah, harus disampaikan kepada masyarakat Lampung. Hal ini dilakukan agar masyarakat tahu bahwa Lampung tersedia penerbangan untuk umrah dari Lampung ke Jeddah langsung tanpa transit lagi di Bandara Soekarno – Hatta, sehingga peluang efisiensi dan efektivitasnya dapat diperoleh.

“Penerbangan umrah langsung ini sebagai langkah awal untuk mempercepat (Bandara Radin Inten II) Bandara Internasional tahun 2020. Selain itu, pelaksanaan umrah langsung ini juga akan mengefisiensikan waktu dan mengurangi dana pengeluaran,” tuturnya.

Terkait jumlah jemaah umrah, Pemprov Lampung masih melakukan inventarisir, karena jamaah ada yang dikoordinir oleh pemerintah daerah, dan ada yang dikoordinir oleh pihak perusahaan perjalanan.

Kadis Perhubungan Lampung Bambang mengatakan, maskapai penerbangan yang melaksanakan program umrah dari Lampung ke Jeddah ini yakni Garuda Indonesia Airways dan Citilink.

“Citilink juga sudah menyiapkan beberapa kloter untuk pelaksanan umrah ini. Tentunya pelaksanaan umrah langsung ini akan mengurangi biaya transport dan efisiensi waktu,” jelasnya.

Ketua Fungsional Bandara Raden Intan II Lampung Bambang menjelaskan, Bandara Radin Inten II siap melaksanakan keberangkatan dan penerbagnan internasional jamaah umrah dari Lampung langsung ke Jeddah dengan pesawat boing A330.

“Kami juga sudah siap terkait penambahan sarana prasarana fasilitas bagi para jamaah, termasuk ruang tunggunya,” jelasnya.

Penerbangan ini akan dilaksanakan setiap hari Rabu, berangkat sekira pukul 7.00 sampai 9.00, dan tiba di Jeddah pada waktu maghrib. Kemudian kembali ke Tanah Air pada besoknya dan tiba di Lampung pada pukul 10.00 sampai 12.00. (nov/dbs/rep)

 

 

Baca juga:

Jelang Musim Haji 2019, Bandara Radin Inten II Branti Lampung Masih Embarkasi Antara