gomuslim.co.id – Seorang mualaf asal London Selatan, Inggris, Moosa Nsubuga mengubah budaya menyumbang barang-barang compang-camping ke barang-barang yang lebih bagus. Dia memberikan ratusan sepatu training berkualitas setiap bulan kepada tunawisma dan mereka yang membutuhkan.

“Iman adalah alasan pribadi yang kuat untuk ingin kembali memberi, tetapi juga bisa melibatkan orang lain dari budaya yang membesarkan saya,” kata Moosa seperti dilansir dari publikasi Metro.co.uk, Kamis, (17/10/2019)

Awalnya, Moosa mengumpulkan pakaian dan sepatu. Namun, setelah menara Grenfell terbakar, ia bersama timnya memberikan semua sepatu karet dan pakaian kepada komunitas yang membutuhkan.

“Ketika melakukan hal itu, saya menyadari bahwa lebih sulit untuk memeriksa pakaian berkualitas dan merasa malu memberikan pakaian karena keadaan buruk yang mereka alami. Sedangkan untuk sepatu kets, lebih mudah untuk memeriksa kualitas dan membagikannya kepada orang-orang, jadi saya memutuskan untuk berkonsentrasi pada alas kaki,” ungkapnya.

Karena itu, ia meluncurkan Resole, sebuah inisiatif membagikan sepatu training baru kepada para pemuda tuna wisma dan yang kurang beruntung dengan risiko kekerasan geng dan penyalahgunaan narkoba.

Dia dan timnya tidak hanya membagikan crep lama, mereka juga menawarkan sepatu dengan merek-merek ternama seperti Gucci dan Adidas dan Nike yang berkualitas tinggi.

Proyek kecil yang dimulainya kini telah tumbuh secara signifikan. Sekarang, Resole dalam dua hingga tiga seminggu, mendistribusikan sekitar 170 pasang sepatu dengan nilai sekitar £ 14.450 per bulan.

 

Baca juga:

Terinspirasi Mohamed Salah, Fans Liverpool Ini Mantap Jadi Mualaf

 

“Ini memberi Anda kegembiraan yang besar sekaligus menunjukan harga diri dari pemberian sepasang sepatu baru kepada seseorang,” kata Moosa.

Apa yang dilakukan Moosa mengubah kehidupan banyak orang yang tidak percaya mendapatkan sepatu kets secara gratis.

“Seorang pria tanpa sepatu selama dua minggu dan hanya memiliki sandal jepit dan itu pada akhir pembagian ketika kami menemukannya di luar Sainsbury di Islington. Kami memberinya sepasang Nike Air VaporMax senilai £ 185. Dia tidak percaya kita membagikannya secara gratis dan sangat berterima kasih,” tuturnya.

Moosa berharap inisiatif ini tersebar di seluruh negeri. Ia bersama timnya berencana melakukan hal serupa di kota-kota lain.

“Kami adalah tim kecil dan kami ingin memiliki akses ke ruang penyimpanan dan kantor kami sendiri. Kami merencanakan tur Inggris pada tahun 2020 dari Portsmouth hingga Liverpool dengan tur lima kota untuk mengumpulkan dan mendistribusikan sepatu kets. Terima kasih kepada komunitas sneakerhead, kami memiliki dukungan luas di seluruh negeri,” ucapnya.

Sebagai salah satu dari lima rukun Islam, zakat atau ritual amal adalah kewajiban agama bagi semua Muslim yang memenuhi kriteria kekayaan yang diperlukan. Ini adalah sumbangan amal wajib, hak orang miskin untuk mendapatkan bantuan dari orang kaya.

Syariah Islam juga memiliki jenis lain dari donasi opsional yang disebut sedekah. Istilah ini digunakan dalam Alquran dan Sunnah untuk zakat dan amal. (jms/metro/aboutislam)

 

 

Baca juga:

Kenalkan Islam, Komunitas Muslim Birmingham Ajak Wanita Coba Kenakan Hijab