gomuslim.co.id – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) kembali meninjau pembangunan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII). Ia yakin UIII bisa mewakili eksistensi Indonesia di dunia sebagai negara muslim terbesar sehingga pelajar-pelajar muslim dunia dapat belajar tentang Islam ke Indonesia.

Dalam kunjungan tersebut diikuti para duta besar negara-negara sahabat yang juga menyempatkan diri berkeliling area pembangunan kampus hingga asrama calon mahasiswa UIII.

“Kita negara muslim terbesar, selalu belajar keluar. Mestinya orang luar belajar ke Indonesia. Kita akan membuat pusat belajar untuk memahami Islam yang moderat, pikiran-pikiran yang jernih tentang Islam,” kata Jusuf Kalla di Cisalak, Depok pada Selasa, (15/10/2019).

Sementara itu, Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin mengatakan, kampus UIII ini akan menampung 7.000 pelajar. Mulai dari magister program, doctorate program hingga approximate lecturer.

 

Baca juga:

JK Targetkan Universitas Islam Internasional Indonesia Beroperasi 2020

 

“UIII didirikan di bawah mandat Peraturan Presiden Nomor 57 Tahun 2016, untuk menjadi model pendidikan tinggi Islam terkemuka dalam studi Islam, ekonomi dan keuangan Islam, ilmu sosial, humaniora, ilmu pengetahuan dan seni terapan hingga seni Rupa,” terang Kamaruddin.

Ia berharap mampu menghasilkan sarjana yang memiliki keahlian di bidang studi Islam dan ilmu Sosial, llmu pengetahuan dan teknologi melalui pendekatan multi-disiplin sehingga mampu menjadi pusat studi, pelestarian dan pengembangan peradaban Islam.

“UIII nantinya akan menjadi pusat strategis untuk studi Islam dan masyarakat dunia muslim, untuk menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas tinggi dan menginspirasi, membentuk dan menyebarkan pemikiran dan pengetahuan tentang dunia Islam,” terang Kamaruddin.

Seperti dilansir dari website Kemenag, selain menjadi kompleks pendidikan, di kawasan berdirinya UIII nantinya juga dibangun Museum Rasulullah yang terselenggara atas kerjasama dengan Rabithah Alam Islami. (hmz/okezone)

 

 

Baca juga:

Gandeng Liga Dunia Islam dan Yayasan Wakaf Assalam, DMI Dirikan Museum Sejarah Nabi di Depok