gomuslim.co.id – Lomba Pemetaan Sejarah 2019 digelar Direktorat Sejarah Dirjen Kebudayaan Kemendikbud berhasil menghantarkan tim Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Jakarta raih Juara Terbaik 1 dalam ajang ini. Diselenggarakan pada Pekan Kebudayaan Nasional yang berlangsung Gelora Bung Karno Jakarta, Sabtu (12/10/2019). Dengan mengusung tema “Eksplorasi Sejarah Lokal dalam Peta Digital” acara ini berlangsung sejak 19 April 2019  dan melalui beberapa tahapan seleksi.

Tim MAN 3 Jakarta terdiri dari Zahrah Afifah (XII IPA 1) dan Naufal Mirzadin Asyhari Akbar (XII IPA 1). Di bawah bimbingan guru sejarah, Suci Mariani, keduanya mengangkat tulisan berjudul “Perpindahan Pusat Kota Oud Batavia ke Weltevreden pada Masa Pemerintahan Gubernur Jenderal Herman Willem Daendels (1808 – 1811)”. 

“Lomba ini menjadi tantangan tersendiri bagi saya. Saya yang sebelumnya tidak tahu apa-apa tentang bagaimana memetakan sejarah, tapi sekarang saya sudah lebih banyak memahami tentang cara menyajikan sejarah dalam bentuk peta digital,” ungkap Naufal Mirzadin Asyhari Akbar, Senin (14/10/2019).

 

Baca juga :

Siswa MAN 2 Kota Pekanbaru Boyong Dua Medali di World Invention Competition & Exhibition 2019

 

 

Zahrah Afifah mengungkapkan tidak menyangka idenya bisa mengantarkan tim MAN 3 Jakarta sebagai pemenang.

“Sejarah itu kajian konprehensif antara masa lalu, masa sekarang, dan masa yang akan datang. Itu yang dikatakan Ibu Suci ketika saya mengajukan tema Daendels. Jadi beliau meminta agar saya lebih spesifik mengulasnya dan muncullah ide untuk mengkaitkan dengan perpindahan ibu kota yang sedang hangat diwacanakan,” ujarnya.

Senada dengan hal ini, Direktur Sejarah Kemendikbud, Triana Wulandari berharap agar informasi sejarah yang bersanding dengan peta digital dapat menghadirkan pembelajaran sejarah yang dinamis dan interaktif bagi siswa. Ia menambahkan Lomba Pemetaan Sejarah merupakan kompetisi yang mempertandingkan kecakapan (kompetensi) dalam menyajikan informasi sejarah ke dalam bentuk media peta digital. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan, memperkaya, dan menyebarluaskan pengetahuan sejarah kepada generasi muda dengan media pembelajaran sejarah yang lebih interaktif. 

Karya tulis tim MAN 3 Jakarta, dapat dilihat melalui http://bit.ly/petaman3, http://bit.ly/petasman13jkt, dan http://bit.ly/petasman44.  Selain itu, karya ini juga ditayangkan dalam booth Direktorat Sejarah selama Pekan Kebudayaan Nasional. (waf/kemenag)

 

 

 Baca juga:

Hebat, Siswi MTs Al Inayah Kota Bandung Ini Boyong Dua Emas di Kejuaraan Wushu Internasional