gomuslim.co.id – Konferensi Bank Islam Dunia (WIBC) Siap menggelar konferensi perbankan Islam ke-26 dengan tujuan kemitraan strategis dengan Bank Sentral Bahrain. Konferensi perbankan itu akan dilaksanakan pada tanggal 2 hingga 4 Desember 2019 mendatang.

Dilansir Kantor Berita Zawya, Kepanitiaan di bawah arahan Pangeran Khalifa Bin Salman Al Khalifa, Perdana Menteri Kerajaan Bahrain dan kemitraan strategis Bank Sentral Bahrain akan menjadi tuan rumah pertemuan para pemimpin perbankan dan keuangan Islam terbesar dan paling bergengsi di dunia.

Konferensi akan berfokus pada “Tren mega dalam perbankan dan keuangan” sejalan dengan visi layanan global industri keuangan dan perbankan syariah.

 

Baca juga:

Jadi Produk Favorit, Tabungan Mabrur BSM Solo Capai 50 Ribu Rekening 

 

“Selama lebih dari seperempat abad, WIBC telah menjadi platform definitif bagi eksekutif untuk membahas strategi ekonomi global,” kata Ehsan Abbas, Ketua Penasihat Global WIBC untuk Kawasan Timur Tengah.

Ia mengatakan, lebih dari 1.000 pusat industri global, pembuat kebijakan, inovator, dan pemangku kepentingan akan bertemu dalam forum tersebut. 

Ia menambahkan, konferensi sangat penting mengingat situasi ekonomi yang tidak menentu. Menurutnya, konferensi tahun ini juga akan mempromosikan standardisasi dan harmonisasi standar Keuangan Islam, penciptaan nilai dan konsolidasi, meningkatkan pasar Sukuk dan solusi untuk tantangan industri, imbuhnya.

“penting untuk lebih memahami perubahan ekonomi, demografis, teknologi, dan lanskap peraturan,” ujarnya.

Para ahli internasional akan mempresentasikan penilaian mereka tentang prospek ekonomi global dan menyoroti peluang keuangan Islam. WIBC setiap tahun menegaskan kembali reputasinya dalam menghasilkan terobosan-terobosan pemikiran keuangan. (hmz/zawyanews)

 

Baca juga:

Ini Keunggulan dan Kelemahan Investasi Syariah