gomuslim.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur bersama Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur siap menampung anak-anak korban kerusuhan Wanema Papua yang berasal dari Jatim untuk ditempatkan di beberapa pondok pesantren guna mendapatkan pendidikan. Sebagai bentuk keseriusan, PWNU telah bertemu dengan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Kamis, (03/10/2019).

“Kiai-kiai di pondok pesantren siap menampung putra-putri perantau asal Jatim dengan biaya pendidikan gratis,” kata Rois Syuriah PWNU Jatim, KH Anwar Iskandar, pada Kamis, (03/10/2019).

 

Ia menambahkan, rencananya para anak-anak perantau  ini bisa bersekolah terlebih dahulu di pesantren untuk sementara waktu.

 

 

Baca juga:

 

 

 

 

Sebelumnya, pada Rabu malam, ratusan warga perantau dari Wamena asal Jatim tiba di Bandara Abdurahman Saleh Malang, yang diterbangkan menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU. Beberapa hari yang lalu sebanyak lebih dari 40 orang perantau juga telah tiba di Asrama Transito di Surabaya milik Disnakertrans Jatim akemudian seluruhnya dipulangkan ke daerahnya masing-masing.

 

Hal senada diungkapkan Ketua PWNU Jatim KH Marzuki Mustamar, langkah ini dilakukan agar anak-anak bisa tetap mendapatkan pendidikan layak. Ia juga mengungkapkan juga memberikan kebebasan untuk memilih lembaga pendidikan yang sesuai dengan bakatnya dengan harapan tidak kehilangan masa depannya akibat kerusuhan terjadi di Wamena.

 

“Kami siap tampung siapapun dan berapapun. Mau seribu atau dua ribu. Pemprov Jatim hanya bertugas menanggung dan memfasilitasi pengurusan dokumen milik perantau yang hilang, seperti kartu keluarga, rapor, surat nikah dan dokumen lain,” ungkapnya. (waf/lip6/dbs)

 

 

 

Baca juga: