gomuslim.co.id – Gerai kuliner khas Palembang, Pempek Honey siap dipasarkan ke luar negeri. Pempek Honey selama ini konsisten menjaga mutu dan kualitas produknya dengan tanpa menggunakan campuran Mono Sodium Glutamat (MSG) telah mengantongi sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

“Saat ini kita sedang mempersiapkan syarat-syarat agar Pempek Honey bisa siap ekspor. Kalau untuk sekarang ini, Pempek Honey sudah memiliki sertifikasi Halal MUI, Sertifikat SKP/NGP yaitu pabrik kelayakan pengolahan, dan SNI,” kata Owner Pempek Honey, Ais Helis Soleha.

Ais mengaku, keinginan untuk memasarkan produk Pempek Honey hingga ke luar negeri selain imbauan pemerintah untuk menduniakan Pempek, juga karena banyaknya customer dari luar Indonesia yang ingin memesan Pempek Honey. 

 

Baca juga:

Perbedaan Standar Halal Jadi Penghambat Ekspor Produk Indonesia ke Negara-Negara OKI

 

“Sudah banyak permintaan, tapi memang prosesnya tidak mudah, karena untuk ekspor sendiri tanggungjawabnya besar apalagi dari segi kualitas rasa,” tambahnya.

Menu Pempek Honey yang beralamatkan Jalan Beringin Raya, Blok FF 34, Perumahan Top Amin Mulia, Palembang memiliki berbagai varian mulai dari pempek telur kecil, lenjer kecil, adaan, kulit krispi, pempek keriting dan pempek lenjer hitam yang juga jadi favorit.

Pempek Honey juga melakukan inovasi pada pempek maupun produk turunanya dengan menghadirkan pempek Klepon dan Tekwan Seduh yang disajikan dalam kemasan Cup. Menurutnya hal tersebut dilakukan agar tidak ribet menggunakan wadah cuka, jadi di dalam Pempek sudah ada isi cukanya. Sementara, Tekwan Seduh dihadirkan agar lebih efisien, higienis dan ekonomis.

“Seperti kata pengamat kuliner tradisional Bapak Sugito, inovasi makanan itu boleh saja dilakukan asal tidak merubah DNA dari makanan tersebut sehingga konsumen dapat menerimanya sebagai hasil evolusi bukan revolusi makanan tradisional,” paparnya.  (nov/palpres)

 

Baca juga:

Fokus di Industri Halal, Produk Ekspor Malaysia Meningkat Rp 4,2 Triliun