gomuslim.co.id – Kantor Urusan Haji (KUH) KJRI Jeddah telah memulangkan tiga jamaah haji yang sebelunya dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS). Hal tersebut disampaikan Kementerian Agama (Kemenag) dalam keterangan tertulis pada Ahad (29/9/2019), Pasca berakhirnya operasional haji 1440H/2019M.

Konsul Haji Endang Djumali mengatakan, jamaah yang dipulangkan adalah mereka yang sudah dinilai layak terbang.

“Ketiganya diperbolehkan pulang atas rekomendasi Medif (Medical Information Forum) dan dinilai layak terbang,” terangnya.

 

Baca juga:

Kementerian Saudi Umumkan Keberhasilan Penyelenggaraan Haji 2019

 

Menurutnya, proses pemulangan jamaah haji ini dilakukan melalui maskapai penerbangan Garuda Indonesia dan Saudia Arabia Arlines, sebab, pemulangan jamaah yang masih menjalani perawatan pasca operasional haji menjadi bagian dari kontrak penerbangan.

” Sesuai Standar Pelayanan Minimal Haji, seluruh jamaah yang berangkat haji harus dipulangkan setelah selesai melaksanakan Ibadah haji,” tutur Endang.

Adapun tiga jamaah yang sudah dipulangkan adalah:

  1. A,srari Hadi Susanto Bin Pangi kloter BPN 14 No Paspor : C 1582645 pulang tanggal 26 Sept 2019 dengan maskapai Garuda Indonesia
  2. Iri Bin Karso kloter JKS 50 No Paspor C 3414509 pulang tanggal 27 Sept 2019 dengan Maskapai Saudia.
  3. Hasnah Binti Duppa Solotang Kloter UPG 34 No Paspor C 4018937 pulang tanggal 28 Sept dengan Maskapai Garuda Indonesia.

Upaya yang dilakukan Teknis Urusan Haji KUH KJRI Jeddah tersebut menjadi wujud kehadiran negara dalam upaya memulangkan seluruh jamaah yang masih ada di Saudi. (hmz/rilis/kemenag)

 

Baca juga:

Musim Haji 2019 Selesai, Jemaah dari Lima Negara Ini Memilih untuk Tetap Tinggal di Makkah