gomuslim.co.id – Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus (FSLDK) Indonesia yang menjadi wadah berkumpulnya Lembaga Dakwah Kampus di seluruh nusantara, kembali menggelar acara Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Kampus Nasional ke-19. Acara ini bertujuan untuk menyatukan visi misi dari para aktivis kampus demi memberikan perubahan untuk bangsa di masa depan. Diikuti oleh 548 peserta dari 140 kampus berbeda di seluruh Indonesia.

LDK AL-BIRRU SEBI, Lembaga Dakwah Kampus di Sekolah Tinggi Ekonomi Islam (STEI) SEBI diamanahkan menjadi tuan rumah, dibantu oleh LDK Salam UI dan LDK Syahid UIN Syarif Hidayatullah. Dengan mengusung tema “Merajut Harmoni, Membangun Karakter, Membentuk Pemuda Islam yang Mengabdi pada Negeri”, Grand Opening FSLDKN ke-19 telah lancar dilaksanakan di Aula Masjid Kubah Emas. Acara ini akan diselenggarakan selama 3 hari dari tanggal 27 sampai 29 September 2019.

Acara dibuka dengan penampilan angklung kreatif sebagai salah satu budaya Jawa Barat yang patut dilestarikan. Dilanjut dengan sambutan ketua pelaksana, beliau berharap acara ini tidak hanya untuk merajut ukhuwah dan membangun karakter seorang aktivis, tetapi juga dapat membentuk pribadi sebagai pemuda islam yang berguna bagi bangsa dan negara.

Setelah sambutan ketua pelaksana, dilanjut dengan sambutan dari Ketua STEI SEBI, Sigit Pramono, Ph.D., beliau menghimbau agar kita membangun kapasitas diri untuk perkembangan negeri dan memahami cara pandang agama yang mengatur kemaslahatan.

 

Baca juga:

Wujudkan Islam Ramah dan Sejuk, Ini Upaya NU Australia Barat-WAMTAZA

 

Kemudian Selanjutnya, sambutan dari perwakilan Walikota Depok yaitu Bapak Dedi selaku Kominfo Kota Depok, beliau menyampaikan sesungguhnya Allah kagum kepada pemuda yang selalu mengisi waktunya dengan hal-hal yang positif, dilanjut Keynote Speech dari Ustadz Banu Muhammad. Datang pula perwakilan dari PKPU dan KNRP yang biasa bekerjasama dengan Lembaga Dakwah Kampus seluruh Indonesia. Setelah itu acara dibuka dengan pembukaan secara simbolis.

Setelah acara Grand Opening selesai, peserta dibagi dua menjadi peserta sidang dan peserta non sidang. Peserta sidang langsung diarahkan untuk ke STEI SEBI tempat sidang diselenggarakan. Peserta non sidang dipersilahkan berkeliling Masjid Kubah Emas sebelum kembali ke penginapan dan melanjutkan acara.

“Masih banyak rangkaian acara di hari berikutnya yang sudah dirancang panitia. Semoga acara ini berjalan lancar dan berkah, juga menghasilkan keputusan dan kader terbaik untuk melanjutkan estafet dakwah demi tercapainya tujuan untuk bangsa,” pungkas Ketua STEI SEBI, Sigit Pramono menutup (hmz/rilis)

 

Baca juga:

Hari Ber-Muhammadiyah, Pemuda Bangun Generasi Pejuang