gomuslim.co.id – UNICEF dan Islamic Development Bank (IsDB) atau Bank Pembangunan Islam meluncurkan dana inovatif bagi filantropi Muslim. Hal tersebut menjadi peluang baru untuk menjangkau jutaan anak yang membutuhkan dukungan kemanusiaan dan membantu mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan.

The Global Muslim Philanthropy Fund for Children (GMPFC) atau Dana Filantropi Muslim Global untuk Anak-anak adalah dana yang berfokus pada pemberian Muslim. Bersama Bank Pembangunan Multilateral, program ini akan diluncurkan oleh organisasi PBB.

Presiden Bank Pembangunan Islam, Dr. Bandar Hajjar, mengatakan kebutuhan kemanusiaan global berada pada tingkat kritis dan meningkat, hampir 184 juta orang, termasuk 89 juta anak-anak membutuhkan bantuan kemanusiaan pada tahun 2019. Anak-anak sangat rentan menghadapi risiko kekerasan, eksploitasi, penyakit dan menanggung beban terbesar dari peristiwa iklim, baik banjir atau kekeringan.

“Itu sebabnya kami membutuhkan solusi yang mendesak dan inovatif seperti keuangan Islam. Kami bangga dapat bermitra dengan UNICEF untuk mengembangkan solusi pendanaan yang inovatif, etis, dan berkelanjutan ini. Bersama-sama kita dapat memberikan bantuan hari ini dan memastikan hari esok yang lebih cerah bagi mereka yang paling membutuhkan, khususnya anak-anak kita,” ujarnya seperti dilansir dari publikasi UNICEF, Jumat (27/09/2019).

 

Baca juga :

UNICEF: Pengungsi Anak-Anak Rohingya Tidak Miliki Pendidikan Layak

 

Pendanaan akan dialokasikan untuk program UNICEF dan IsDB di 57 Negara Anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI). Negara tersebut harus sudah diidentifikasi dan memenuhi syarat untuk menerima bantuan, menjunjung tinggi nilai-nilai inti UNICEF dan memberikan dampak strategis terbesar bagi anak-anak dan remaja. Karena bantuan ini mencakup dukungan dalam segi pendidikan, kesehatan dan gizi, air dan sanitasi, pengembangan anak usia dini, perlindungan dan pemberdayaan pemuda.

Diperkirakan bahwa kontribusi tahunan zakat global saja dapat mencapai hingga US $ 600 miliar. Ini menjadi sumber potensial pendanaan berkelanjutan yang signifikan untuk membantu mencapai pembangunan. Dengan target US $ 250 juta, dana ini akan dikelola oleh IsDB dan menyatukan pemberian dari yayasan swasta dan publik, agen Zakat dan individu.               

Dana ini akan memungkinkan berbagai bentuk filantropi Muslim, termasuk pemberian wajib seperti zakat dan pemberian sukarela seperti sumbangan sedekah dan wakaf wakaf, untuk berkontribusi pada program tanggap darurat dan pengembangan.

Ketua Yayasan Pendidikan, Abdul Aziz Abdulla Al Ghurair yang menjadi investor utama berkomitmen untuk memberikan kontribusi US $ 10 juta selama periode tiga tahun. Komitmen ini akan mendukung program-program pendidikan pengungsi di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara.

“Dana Filantropi Muslim Global untuk anak-anak adalah inisiatif penting dan sangat dibutuhkan dalam filantropi Islam. Ini akan memiliki dampak berarti bagi anak-anak dan remaja di tingkat global. Melalui investasi, kami membantu memastikan bahwa anak-anak pengungsi dapat mengklaim hak mereka atas pendidikan yang berkualitas. ” katanya. (waf/unicef)

 

Baca juga :

Halimah Aden Terpilih Jadi Duta UNICEF USA