gomuslim.co.id – Maskapai penerbangan Emirates sedang melakukan upaya agresif untuk mempekerjakan lebih banyak warga negara UEA untuk meningkatkan tenaga kerjanya. Ada ribuan posisi awak kabin tersedia dengan paket gaji yang menarik mulai dari Dh18.000 dalam sebulan.

Maskapai yang berbasis di Dubai ini ingin merekrut setidaknya 3.000 awak kabin secara global. “Posisi ini terbuka untuk semua warga Negara, tetapi kami ingin mempekerjakan sebanyak mungkin orang Emirat untuk posisi ini,” kata Abdulaziz Al Ali, wakil presiden eksekutif sumber daya manusia di Emirates Group, seperti dilansir dari publikasi Khaleej Times, Rabu (25/09/2019).

Ada juga 120 lowongan pekerjaan untuk staf darat di Dubai tetapi ini hanya diperuntukkan bagi warga Emirat.  Pengumuman itu muncul setelah Syekh Hamdan bin Mohammed bin Rashid Al Maktoum, Putra Mahkota Dubai, pada hari Senin (26/09) mengumumkan rencana Emiratisasi yang disetujui di Dubai. Ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pasar tenaga kerja Emirat.

“Memberikan kehidupan yang layak bagi setiap warga negara adalah prioritas utama kami,” kata Putra Mahkota Dubai.

Al Ali mencatat bahwa dari 20.000 awak kabin saat ini di Emirates, hanya sekitar 50 adalah warga UEA. Namun dia mengatakan bahwa gaji yang menarik dan manfaat khusus tentu akan menarik lebih banyak orang Emirat ke dalam angkatan kerja mereka.

“Kami memiliki kebijakan pintu terbuka dan kami merekrut sebanyak mungkin orang Emirat. Seorang calon Emirati yang sukses untuk posisi awak kabin akan mendapatkan paket gaji mulai dari Dh18,000 sebulan (Dh14,000 jika staf akan tinggal di akomodasi perusahaan),” jelas Ali.

Selain gaji pokok, ada juga tunjangan retensi bulanan antara Dh4,000-5,000 plus tunjangan harian, transportasi gratis dan tunjangan lainnya. Emirates juga memperkenalkan kebijakan seragam yang fleksibel, termasuk mengizinkan celana panjang dan jilbab untuk pramugari wanita.

 

Baca juga:

Gadis Asal UEA Ini Buat Proyek Gravitasi Buatan untuk Mudahkan Pekerjaan Astronot

 

Namun, Al Ali mengatakan bahwa para kandidat Emirati ini tidak akan mendapatkan perlakuan khusus tetapi juga akan menjalani proses perekrutan dan pelatihan yang ketat.

Proses penyaringan untuk staf awak kabin Emirati akan memakan waktu setidaknya dua minggu, diikuti dengan periode pelatihan intensif selama tujuh minggu sebelum mereka dapat memulai tugas terbang mereka.

Al Ali mengatakan bahwa mereka ingin menyanggah persepsi orang-orang Emirat yang tidak menyukai peringkat rendah.

“Pekerjaan kru kabin bukanlah pekerjaan rendahan, tetapi sebenarnya memberikan kesempatan bagi kaum muda Emirat untuk bertindak sebagai duta budaya Emirat yang berbeda di luar negeri,” kata Al Ali.

Ia menambahkan calon pekerja akan dilatih di berbagai bidang, termasuk yang pertama bantuan, layanan pelanggan dan keterampilan sosial lainnya. Pramugari juga bertanggung jawab untuk memastikan keselamatan semua orang di dalamnya.

Menurutnya, sifat-sifat penting yang mereka lihat dari seorang kandidat adalah perilaku yang baik, keterampilan sosial yang menyenangkan dan layanan pelanggan yang baik yang akan mencerminkan merek Emirates.

Maskapai ini juga telah menyusun rencana untuk mengadakan acara promosi di sekolah-sekolah di Emirates Utara untuk merekrut lulusan sekolah menengah baru yang akan bekerja di berbagai pekerjaan saat belajar di universitas.

Emirates juga akan melakukan program pengembangan karir untuk mengembangkan lebih banyak orang Emirat yang akan mengambil posisi senior di bidang teknik, layanan darat, awak kabin, tim manajemen outstation. (jms/khaleejtimes)

 

Baca juga:

UEA Siap Bangun 1.000 Sumur di Negara-Negara Kekurangan Air Bersih